Selasa, 28 Juli 2009 l 23.19 WIB
Berdikari Online, Palembang : Sebanyak 500-an orang yang tergabung dalam Front Perlawanan Rakyat (FPR) menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, kemarin, Senin (27/07).
Dalam aksinya, mereka memprotes hasil pemilu Legislatif dan Presiden, karena penuh dengan pelanggaran dan berjalan tidak demokratis. Untuk itu, mereka membeberkan sejumlah fakta dan data mengenai kecurangan yang terjadi.
Menurut Novanto, Koordinator aksi, ada beberapa indikasi kecurangan pemilu legislatif dan pemilu Presiden di Musi Rawas, diantaranya terpilihnya seorang anggota parlemen yang tidak memenuhi syarat.
Masih menurut Novanto, yang bersangkutan tidak memenuhi batas suara yang dibutuhkan. Selain itu, di beberapa TPS jumlah suaranya dimanipulasi.
Selanjutnya, Novanto menilai, pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres telah mengebiri hak-hak politik rakyat, dan menghasilkan anggota parlemen dan pemimpin yang menang melalui proses yang curang.
Ulfa Ilyas
This entry was posted
on 12.31
and is filed under
Berita
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.