Gubernur Sumut Tak Setuju Ruislag SMU 4 Pematang Siantar  

Posted by: SUMUT MERAH in

Kamis, 16 Juli 2009 | 21:00 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin menyatakan ketidaksetujuannya dengan rencana Pemerintah Kota Pematang Siantar meruislag SMU 4 Pematang Siantar untuk dijadikan hotel dan pusat perbelanjaan. Rencana ruislag ini sempat ditentang oleh sebagian besar siswa, orangtua, dan alumni SMU 4 Pematang Siantar.

Demonstrasi penolakan ruislag selama dua hari terakhir di Pematang Siantar sempat berujung bentrokan antara siswa, orangtua, dan alumni dengan polisi. Beberapa orang pelaku demonstrasi ditahan polisi. Hari Kamis, (16/7), siswa akhirnya berhasil memaksa masuk ke dalam kompleks sekolah dengan merobohkan pagar seng.

Menurut Syamsul, dia tengah mempelajari kasus tukar guling SMU 4 Pematang Siantar, yang oleh Pemkot setempat hendak dijadikan hotel dan pusat perbelanjaan. Syamsul mengatakan tidak setuju dengan rencana tukar guling atau ruislag tersebut. "Kalau dalam hati saya jelas tidak setuju dengan ruislag itu," ujar Syamsul di Medan, Kamis (16/7).

Untuk itu, Syamsul mengaku telah memanggil Wali Kota Pematang Siantar RE Siahaan untuk menjelaskan kebijakannya melakukan tukar guling SMU 4 Pematang Siantar. "Sudah saya panggil, rencananya Wali Kota Pematang Siantar akan menghadap saya Jumat. Biar nanti dia menjelaskan dulu," kata Syamsul.

Dia mengatakan, Pemprov Sumut pada prinsipnya ingin agar siswa jangan sampai dirugikan dengan kebijakan Pemkot Pematang Siantar. Seperti diketahui, sejak hari pertama masuk sekolah, Senin lalu, siswa kelas dua dan kelas tiga SMU 4 Pematang Siantar yang menolak rencana ruislag terganggu aktivitas belajar mengajarnya. Mereka ikut berdemonstrasi menolak rencana tersebut.

"Yang terpenting jangan sampai kegiatan belajar mengajar siswa ini terganggu dulu. Apalagi visi misi saya saat menjadi Gubernur adalah agar rakyat tidak bodoh. Kami akan cari solusi yang terbaik buat siswa dan juga Pemkot Pematang Siantar," kata Syamsul.

This entry was posted on 07.41 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

0 komentar

Posting Komentar