Rabu, 29 Juli 2009 l 20.53
Berdikari Online, Jakarta : 50-an orang warga bojong Kapling, Kelurahan Rawa Buaya melakukan aksi tolak penggusuran di Kantor Gubernur DKI Jakarta, siang kemarin, Selasa (28/07).
Dalam aksinya, massa memprotes Proyek Banjir Kanal Barat (BKB), karena tidak mengindahkan hak-hak sosial ekonomi warga. Menurut mereka, proyek itu akan menghilangkan tempat tinggal 157 kk, tanpa solusi.
Rio Martin, humas aksi, mengatakan, pemerintah kota seharusnya melakukan penataan pada pemukiman kumuh, dan memberikan jaminan sosial ekonomi bagi warga. Menurutnya, proyek pengendalian banjir ini seharusnya tidak menggusur warga.
Untuk itu, mereka menuntut agar Pemda menghentikan proyek tersebut dan mencari solusi pengendalian banjir yang sudah merugikan warga.
Selain itu, warga menuding Gubernur DKI dan Walikota Jakarta Barat telah melanggar hak-hak sosial ekonomi warga, sehingga, menurut mereka kedua pejabat tersebut harus diturunkan.
ULFA ILYAS
This entry was posted
on 04.58
and is filed under
Berita
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.